PANGKALPINANG – Usai melaksanakan rangkaian kegiatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Prov. Kep. Babel), Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ahmad Riza Patria, beserta rombongan yang didampingi oleh Pj Gubernur Sugito dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menyempatkan berkunjung ke rumah dinas gubernur sebelum bertolak meninggalkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Gedung VIP Bandara Depati Amir menuju Jakarta, Rabu (11/12/2024).
Oleh Pj Gubernur Sugito, Wamendes PDT dijamu untuk menikmati makanan khas Kepulauan Bangka Belitung di ruang VIP Bandara Depati Amir sembari menunggu pesawat dari maskapai penerbangan.
“Pak Wamen, silakan nikmati makanan hasil Bangka. Ini pempek-pempek, ini pantiaw, ini kue-kuenya. Silakan, Pak, semuanya enak,” ujar Pj Gubernur sembari tersenyum bahagia.
Pada pukul 16.35 WIB, Pj Gubernur melepas Wamen dan rombongan menuju pesawat dengan mengucapkan terima kasih atas kunjungan mereka ke Kepulauan Bangka Belitung dengan harapan kunjungan ini bermanfaat bagi masyarakat.
Pj Gubernur dan Wamen terlihat ceria karena seluruh rangkaian kegiatan Wamen dapat terlaksana dengan baik.
“Semoga kegiatan yang dimaksud menjadi motivasi bagi masyarakat Babel dalam mengisi pembangunan,” tambah Pj Gubernur.
Adapun rangkaian kegiatan Wamendes PDT di Kepulauan Bangka Belitung meliputi pelepasan peserta EV-Drive Expedition 2024, penyerahan Peraturan Menteri Desa (PDTT) Nomor 9 Tahun 2024 di kantor BKPSDMD Babel, peluncuran program makanan bergizi gratis di SD 10 Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, serta penandatanganan prasasti peresmian bantuan di Desa Batu Belubang dan penanaman pohon di kawasan wisata desa setempat.
Saat membuka kegiatan "Pengembangan Desa Wisata dan Pendataan Indeks Desa Dalam Perencanaan Pembangunan Desa untuk Kemajuan Desa Tahun 2024", Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ahmad Riza Patria, menegaskan pentingnya bagi pemerintahan desa untuk berpedoman pada indeks desa tersebut.
"Kehadiran kami untuk memastikan bahwa peta indeks desa dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan desa, dan evaluasi. Kami juga ingin memastikan seluruh program Kementerian Desa, termasuk pemanfaatan dana desa yang diberikan dapat diterima dengan baik, dan dimanfaatkan sesuai dengan permendes," ujarnya, di Aula Graha Tama Wiyata, Kantor BKPSDMD Kep. Babel, Rabu (11/12/2024).
Ia menilai terdapat beberapa sektor pembangunan yang dapat dikembangkan di Negeri Serumpun Sebalai, yang sejurus dengan "Asta Cita" yang menjadi program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, serta 12 rencana aksi "Membangun desa, membangun Indonesia, desa terdepan, membangun Indonesia".
"Babel memiliki potensi luar biasa di bidang pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif. Kami mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan indeks desa dalam merancang kebijakan, dan program pembangunan di desa," ujar Ahmad Riza.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kep. Babel Sugito, dalam sambutannya bersepakat dengan Wamendes PDT Ahmad Riza Patria, jika percepatan pembangunan dapat dicapai apabila terjalin sinergitas, kolaborasi, dan harmonisasi. Sehingga, cita-cita Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 yang bertujuan menciptakan kesejahteraan masyarakat desa dapat terpenuhi.
"Di sinilah peran APDESI harus muncul untuk menginformasikan ide dan gagasan yang ada di desanya kepada seluruh desa di Indonesia. Saya yakin dan percaya APDESI bisa menjadi pustaka ide dalam mendorong desa melahirkan inovasi, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," katanya.