Pangkalpinang – Pelaksana Tugas ( red: Plt) Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fitriansyah mewakili atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan apresiasi dan sekaligus mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif dan konsistensi keberlanjutan program tanggung jawab sosial ( red : TJSL) atau dikenal dengan program corporate sosial responsibility ( red : CSR) Badan Usaha Milik Negara PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir Pangkalpinang yang telah secara berkelanjutan membantu warga pemerlu layanan kesejahteraan sosial.
Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Fitriansyah dalam sambutannnya saat membuka kegiatan corporate sosial responsibility ( red: CSR) Injourney Airport BUMN PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir yang melaksanakan pengukuran bantuan kaki palsu bagi warga pemerlu layanan sosial khusus warga disabilitas yang diselenggarakan di halaman kantor Dinas Sosial PMD, Selasa (11/11/2025).
“ Tentunya Kami (red: Dinas Sosial PMD) mewakili atas nama pemerintah provinsi tentunya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih ya atas layanan sosial seperti layanan bantuan aksesbilitas pengukuran kaki palsu sebagai implementasi tanggung jawab sosial perusahaan BUMN dalam hal ini PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir dimana berdasarkan data yang ada ini sudah berjalan secara berkelanjutan dilaksanakan dan tentunya program ini sangat baik dan dibutuhkan sekali oleh warga (red: pemerlu layanan sosial penyandang disabilitas)”, ungkap Plt Kepala Dinas Fitriansyah.
Plt Kepala Dinas Fitriansyah juga mengungkapkan dengan adanya dukungan dan partisipasi aktif program tanggung jawab sosial perusahaan seperti halnya yang dilakukan oleh perusahaan BUMN PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir juga merupakan wujud manifestasi peran aktif stakeholder pemerintah di dalam wujudkan penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang dimana saat ini menjadi prioritas kebijakan fiskal pemerintah baik pusat dan daerah.
“ memperhatikan kondisi fiskal keuangan daerah saat ini juga terbatas dan dengan adanya keterlibatan dan partisipasi aktif seperti halnya melalui pelaksanaan program keberlanjutan tanggung jawab sosial seperti ini ( red: penyaluran bantuan kaki palsu bagi warga disabilitas pemerlu layanan sosial) Kami sangat menyambut baik program TJSL PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir ini, karena hal ini sangat menyentuh langsung apa yang menjadi kebutuhan warga pemerlu layanan sosial terkhusus bagi warga disabilitas”, ungkap Plt Kepala Dinas Fitriansyah.
Dukungan partisipasi aktif program tanggung jawab sosial perusahaan yang menyasar pada dimensi bidang sosial diungkapkan Plt Kepala Dinas Fitriansyah diharapkan juga dapat menyentuh pada dimensi penyelenggaraan layanan sosial lainnya selain dimensi rehabilitasi sosial, seperti halnya dukungan atas penyelenggaraan layanan sosial pada dimensi perlindungan dan jaminan sosial maupun pada program pemberdayaan.
“ Tentunya Kami ( red: pemerintah daerah) juga sangat berharap kedepannya dukungan program tanggung jawab sosial juga dapat menyentuh pada penanganan masalah kesejahteraan sosial lainnya selain seperti layanan rehabilitasi sosial aksesbilitas pemberian bantuan kaki palsu seperti ini, dukungan layanan sosial dari pihak perusahaan lainnya seperti BUMN tentunya juga warga masyarakat pemerlu layanan butuhkan seperti dalam hal bantuan untuk rumah layak huni bagi warga pemerlu layanan”, ungkap Plt Kepala Dinas Fitriansyah.
Di sisi yang sama, Pelaksana Harian General Manager PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir, Ahmad Amin Ahsan Alfian yang mewakili pimpinan General Manager PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir juga turut menyampaikan terima kasih atas dukungan kerja sama dan sinergi yang telah terjalin di dalam mendukung keberlangsungan penyelenggaraan program tanggung jawab sosial sehingga dapat disalurkan secara tepat sasaran menyentuh kepada warga pemerlu layanan sosial.
“ Jadi program seperti ini (red: bantuan kaki palsu bagi warga disabilitas pemerlu layanan sosial ) adalah salah satu program bentuk kepedulian dan layanan yang kami ( red: perusahaan BUMN PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir) lakukan kepada sesama diluar dari bisnis utama yang kami lakukan yakni bisnis usaha pelayanan jasa kebandaraudaraan, dan setelah kami lakukan pendataan di wilayah operasional ternyata banyak juga yang membutuhkan layanan sosial seperti layanan sosial bantuan kaki palsu bagi warga pemerlu layanan sosial penyandang disabilitas”, ungkap Pelaksana Harian GM PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir, Ahmad Amin Ahsan Alfian
Adapun jumlah warga pemerlu layanan sosial penyandang disabilitas yang melaksanakan pengukuran kaki palsu, diungkapkan Pelaksana Harian Ganeral Manager PT Angkasa Pura Cabang Depati Amir, Ahmad Amin Ahsan Alfian sebanyak 31 peserta calun penerima manfaat alat bantu berupa kaki palsu yang tersebar di beberapa wilayah operasional PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir - Pangkalpinang.
“ dari pendataan yang kami lakukan di beberapa wilayah sebanyak 31 orang calon penerima aksesbilitas bantuan kaki palsu yang berasal dari beberapa wilayah seperti dari ada yang dari wilayah bangka barat, pangkalpinang, bangka tengah dan kabupaten bangka”, ungkap Pelaksana Harian GM PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir, Ahmad Amin Ahsan Alfian.
Lebih jauh, Pelaksana Harian GM PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Amir, Ahmad Amin Ahsan Alfian, juga berharap kerja sama dan sinergitas dalam BUMN PT Angkasa Pura Cabang Bandara Depati Pangkalpinang dengan pihak pemerintah daerah dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan layanan program tanggung jawab sosial yang diselenggarakan oleh BUMN seperti yang dimanifestasikan dalam kegiatan Injourney Airport PT Angkasa Pura Perwakilan Bandara Depati Amir – Pangkalpinang.
Sementara itu, dari 31 usalan calon penerima manfaat aksesbilitas alat bantu berupa kaki palsu yang dilakukan yayasan Kick Andy bekerja sama dengan PT PT Angkasa Pura Perwakilan Bandara Depati Amir – Pangkalpinang, terdapat 21 calon penerima manfaat meliputi wilayah bangka barat terdapat 1 orang calon penerima manfaat, wilayah pangkalpinang terdapat 4 orang calon penerima manfaat dan wilayah bangka tengah serta kabupaten bangka masing-masing terdapat 8 orang calon penerima manfaat.