Pangkalpinang - Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DinsosPMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengadakan rapat evaluasi terkait pelaksanaan penyaluran bantuan sosial tahun anggaran 2023. Sebanyak 17 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan 42 Usaha Ekonomi Produktif (UEP) disalurkan.

Dihadiri Suryadi selaku Kepala Bidang Perlindungan, Jaminan Sosial dan Penanganan Bencana, dibahas mengenai permasalahan yang dihadapi selama proses penyaluran Bantuan Sosial Rutilahu dan UEP selama tahun 2023.

Dalam rapat tersebut, Budi Utama selaku Kepala DinsosPMD menyampaikan bahwa Penerima Bantuan Sosial Rutilahu dan UEP akan tetap dimonitoring secara berkala guna memastikan proses penyaluran bansos berjalan sesuai aturan.

"Monitoring Penerima bantuan UEP akan tetap kita laksanakan, apabila ada kunjungan tugas ke desa atau kelurahan yang ada penerima UEP, kita monitoring langsung" tegas Budi

Turut dibahas dalam rapat terkait progress bantuan rutilahu yang telah selesai dibangun pada tahun 2023, dirinya berharap agar asesmen bantuan sosial rutilahu 2024 segera dilaksanakan.

"Asesmen Penerima Bantuan Sosial UEP dan Rutilahu akan segera kita laksanakan, mari susun jadwalnya agar proses penyaluran bantuan sosial dapat maksimal" tutup Budi.