PANGKALPINANG – Sekretaris Dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat desa provinsi kepulauan bangka belitung, Rusli S.Ag menyampaikan pesan apresiasi atas semangat pengabdian yang diberikan oleh para tenaga kerja pendamping di panti dan diluar panti seperti para tenaga pendamping, relawan dan/pekerja sosial masyarakat yang mau mengabdikan dirinya untuk menjadi pramu lansia (warga lanjut usia)
“ pekerjaan pramu lansia ini adalah pekerjaan pengabdian dimana bapak/ibu memberikan dedikasi untuk melayani warga lansia khususnya lansia terlantar baik yang ada di LKS/panti-panti sosial dan warga lansia di tengah – tengah masyarakat yang mengalami kerentanan secara kehidupan sosial maupun sosial ekonomi”, ungkap Sekretaris DINSOSPMD, Rusli
Sekretaris Dinas, Rusli mengungkapkan profesi pramu lansia bukanlah sebatas profesi sebagaimana umumnya, namun profesi pramu lansia merupakan profesi mulia karena berkaitan erat dengan sisi kehidupan
“ profesi yang bapak/ibu lakukan adalah pekerjaan mulia yang sifatnya “ memanusiakan manusia’ dimana bapak/ibu memberikan diri untuk membantu warga masyarakat yang rentan khususnya bagi warga lanjut usia kyang terlantar baik yang ada di panti maupun diluar panti sehingga bisa hidup dengan layak”, ungkap Rusli,S.Ag.
Pesan motivasi juga disampaikan Sekretaris dinas Rusli dalam pesan arahannya kepada peserta pembekalan hari ini.
“ tentunya kami (red: pemerintah) sangat salut dan kagum bahwa sampai saat ini bapak/ibu dengan tekun dan sabar mengurus para lansia baik yang di panti dan diluar panti, saya berharap bapak/ibu tidak jadikan pekerjaan ini sebagai beban tapi jadikanlah lelah/beban menjadi Lillah” Pesan sekretaris dinas Rusli.
Melihat tanggungjawab sosial dari profesi pramu lansia yang dilakukan oleh tenaga pendamping dan pekerja sosial masyakarat tersebut, Rusli mengungkapkan tentunya penguatan kapasitas para tenaga pramu lansia sangat perlu ditingkatkan dalam meningkatkan layanan sosial bagi lansia khususnya.
Seperti halnya hari ini rabu (13/07/2022) Dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi tenaga pendamping LKS Panti dan pekerja sosial masyarakat berkenaan dengan layanan dasar rehabilitasi sosial bagi lansia.
“ tentunya bapak/ibu juga perlu ditingkatkan keterampilannya, untuk itu pemerintah mengundang bapak/ibu untuk mengikuti kegiatan pelatihan dan pembekalan ini selama tiga hari yang tujuannya untuk meningkatkan kapasitas bapak/ibu semua, kami (red: pemprov) sangat berterima kasih atas respon aktif bapak/ibu mengikuti kegiatan pembekalan ini”, ungkap Sekretaris Dinas, Rusli.
Diakhir pesan pengarahannya yang sekaligus membuka kegiatan pembekalan peningkatan kapasitas tenaga pendamping para pramu lansia, Sekretaris dinas yang juga mewakili kepala dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat desa menyampaikan pesan apreasiasi atas dedikasinya untuk melayani warga pemerlu layanan sosial.