Pangkalpinang – Dengan mengusung tema “ Solidaritas Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas” Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kembali menggelar kegiatan bakti sosial dalam memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) yang diperingati setiap tanggal 20 Desember.
Seperti pada hari ini Sabtu (20/12/2025) kegiatan peringatan HKSN yang diselenggarakan kali ini diisi dengan kegiatan bakti sosial yang dipusatkan pelaksanaannya di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak/Panti Asuhan Nur Rahmah Pangkalpinang dengan melibatkan para pilar-pilar sosial Taruna Siaga Bencana (TAGANA), TKSK, PSM dan Pelopor Perdamaian.
Pelaksanaan kegiatan HKSN pada hari ini diawali dengan kegiatan apel pagi yang dipimpin secara langsung oleh Pelaksana Tugas ( red: Plt) Kepala Dinas Sosial dan PMD, Fitriansyah yang didampingi dengan pejabat administrator bidang rehabilitasi sosial dan PWNKTK, Diah Yuni Utari serta pejabat fungsional lainnya.
Mengawali sambutannya, Plt Kepala Dinas Fitriansyah bahwasanya di dalam peringatan HKSN memiliki makna sejarah perjuangan para pahlawan yang didalamnya mengandung makna nilai-nilai solidaritas sosial.
“ Sedikit saya ( red: plt kepala dinas ) ingin meriview kembali mengapa momen HKSN ini penting diperingati setiap tahunnya oleh masyarakat Indonesia, karena saat memperingati HKSN di sana ada nilai sejarah pengorbanan para pahlawan dan Rakyat Indonesia dalam menghadapi agresi militer belanda II yang terjadi pada tanggal 19 Desember 1948, dan sehari kemudian pada 20 Desember 1948 dimana rakyat Indonesia bersatu padu memberikan dukungan kepada para pejuang dimana rakyat bahu membahu memyiapkan logistik, dapur umum bagi para tentara dan pengungsi tanpa memandang perbedaan status sosial, hal inilah yang melatarbelakangi lahirnya ditetapkan setiap tanggal 20 Desember sebagai peringatan hari HKSN”, ungkap Plt Kepala Dinas Fitriansyah.
Dukungan rakyat Indonesia bagi para pejuang saat itu, diungkapkan Plt Kepala DInas Sosial PMD Fitriansyah bahwasanya memiliki makna nilai solidaritas sosial yang relevan dengan kehidupan sosial masyarakat saat kini, untuk itu menurutnya agar supaya nilai solidaritas sosial tersebut harus tetap hidup dan terjaga seperti halnya silahtrurahmi, gotong royong dan memperkuat persaudaraan.
“ wujud dari kesetiakawanan sosial dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat bisa kita rasakan dalam bentuk seperti halnya pelaksanaan gotong royong, silahturahmi, memperkuat persaudaran ini adalah wujud realitas dari kesetiakawanan sosial dalam kehidupan sehari - hari ditengah masyarakat yang harus terus dijaga”, pesan Plt Kepala Dinas Fitriansyah.
Bahwasanya hal ini jugalah diungkapkan Plt Kepala DInas Sosial PMD Fitriansyah, pemerintah provinsi melalui Dinas Sosial PMD memilih pelaksanaan kegiatan peringatan HKSN dengan mengisinya melalui kegiatan bakti sosial seperti melakukan rehabilitasi sarana pra sarana panti asuhan/LKSA,penyerahan santunan kepada anak-anak panti asuhan dan penyerahan bantuan kepada warga pemerlu layanan kesejahteraan sosial.
“Sesuai dengan arahan dari Kementerian Sosial bahwa dalam peringatan HKSN untuk tidak dilakukan seremonial,tapi untuk pelaksanaan peringatan HKSN tahun 2025 ini pemerintah provinsi memilih untuk pelaksanan kegiatan bakti sosial seperti pada pelaksanaan hari ini kita ( red: DINSOSPMD dan Pilar Sosial) akan melaksanakan bakti sosial rehabilitasi sarana pra sarana gedung LKSA”, ungkap Plt Kepala Dinas Fitriansyah.
Selain diadakan di panti asuhan/LKSA Nur Rahmah, giat bakti sosial peringatan HKSN tahun 2025 juga diselenggarakan secara serempak pada UPTD Panti Sosial Dinas Sosial PMD.
Sementara itu, pesan ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan oleh ketua yayasan Panti Asuhan/LKSA Nur Rahman yang sering disapa dengan Bunda Firdha atas pelaksanaan kegiatan bakti sosial gotong royong membersihkan panti asuhan yang dilakukan oleh tenaga pilar-pilar sosial di bawah naungan Dinas Sosial PMD.
“ tentunya kami ( red: pengurus yayasan LKSA) sangat berterima kasih ya atas pelaksaaan kegiatan gotong royong membersihkan panti dan juga bantuan yang diserahkan kepada kami, tentunya harapan kami kegiatan ini juga dapat dilaksanakan di panti/LKSA lainnya”, ungkap Bunda Firdha.