Pangkalpinang, Sejarah diperingatinya Hari Pahlawan berawal dari insiden perobekan Bendera Merah Putih Biru diatas Hotel Yamato di Surabaya pada tanggal 19 September 1945 dimana pemuda Indonesia bertempur selama 3 minggu, Tentara Inggris yang tergabung dalam AFNEI datang bersama tentara NICA (Netherlands Indies Civil Administration). Kedatangan mereka untuk memulangkan tentara Jepang sekaligus mengembalikan status Indonesia sebagai negara jajahan kepada pemerintah Belanda. Keinginan Belanda yang ingin merebut kemerdekaan NKRI langsung memicu kemarahan warga surabaya terhadap Belanda yang melecehkan Kemerdekaan Indonesia dan Bendera Merah Putih
Puncak bentrokan berlanjut dengan pertemputan pada 20 Oktober ketika Brigadir Jenderal Mallaby terbunuh, penggantinya Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum agar semua Pimpinan dan Rakyat untuk menyerahkan senjata dan menghentikan perlawanan sambil menyerahkan diri pada tanggal 10 November 1945 pukul 06:00. Ultimatum ini ternyata secara sporadis memantik semangat tempur akan rasa membela tanah air dengan orasi Bung Tomo dan semboyannya “Merdeka atau Mati”.
Dengan semangat yang sama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperingati Hari Pahlwanan 2021 bertempat di depan Kantor Gubernur dengan Inspektur upacara, Komandan Korem (Danrem) 045/Garuda Jaya Brigjen TNI. M. Jangkung Widyanto sekaligus membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia (RI), yang terkristalisasi pada peran penting rakyat Indonesia dalam membangun identitas bangsa yang sejatinya adalah bersaudara, sebangsa, dan setanah air. Dengan segala karateristik yang berbeda kita harus mampu memberikan kontribusi bagi bangsa agar mampu tumbuh dan menonjol di kancah dunia sesuai kemampuan dan profesi masing-masing.
Peringatan Hari Pahlawan ini dillanjutkan dengan acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pawitralaya, Erzaldi Rosman Johan selaku Gubernur Provinsi Bangka Belitung berharap agar momentum peringatan hari pahlawan ini kita mewarisi militansi semangat juang para pahlawan dalam menghadapi segala tantangan dengan kerja keras sehingga mampu menciptakan peluang dan menjadi pahlawan ekonomi baik bagi keluarga maupun komunitasnya.