TUA TUNU – Ibu Rosmartilawatiadalah  salah seorang tamu yang hadir pada acara Halal Bihalal 2 Syawal 1444 H pada Minggu (23/4/2023) di Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), bersama tiga anak dan seorang cucu menggunakan sepeda motor. Pada kesempatan itu, Rosmartilawati berkesempatan untuk berbicara dengan Penjabat (Pj) Gubernur Kep. Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu. Pada kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa keterbasannya secara finansial untuk dapat senantiasa merawat Fadhil dalam bergerak karena tidak mempunyai korsi roda. Fadhil (11 tahun) mempunyai keterbatasan dalam berpindah dari satu posisi ke posisi yang lain dikarenakan kelumpuhan sejak usia dini.  (Pj) Gubernur Suganda langsung berkoordinasi dengan Dinsos PMD dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), akhirnya bantuan kursi roda langsung diterima Fadhil. 

Rosmartilawati beserta anaknya selama ini mengalami kesulitan ketika harus menggendong Fadhil kemana-mana ditambah usia Fadhil kini menginjak 15 tahun dan berat badan Fadhil juga terus bertambah. “Sebelumnya Fadhil memang sudah pernah dapat kursi roda. Pas usia 3 tahun dia pake kursi roda bantuan pemberian kursi roda massal. Tapi kursi rodanya sudah karat, jalan di kebun ini juga sering becek, jadi rodanya sudah susah berputar. Kalau kursi roda bantuan yang sekarang ini ada pegangannya di samping roda dan terbuat dari besi jadi lebih bagus dari sebelumnya,” ungkap Rosmartilawati. Pada kesempatan ini Rosmartilawati mengungkapkan rasa syukurnya karena telah dipertemukan dengan Pj Gubernur Suganda dan mendapat bantuan kursi roda. Kepala DinsosPmd Pemprov Babel Budi Utama mengantarkan langsung kursi roda yang dijanjikan oleh Pj Gubernur "semoga kursi roda ini dapat mempermudah anak kita Fadhil dalam beraktifitas sehari-hari, mari kita jaga senyum bagi seluruh anak-anak yang ada di Bangka Belitung ini"

“Alhamdulillah setelah ke rumah gubernur, kursi roda langsung kami terima di hari ke 3. Sebelumnya saya sudah pernah mendatangi pihak lain. Tapi tidak semuanya menanggapi, bahkan ada yang tidak menerima kami masuk. Saya bersyukur, kedatangan saya bisa diterima Bapak dan (pemerintah) provinsi bisa cepat membantu Fadhil,” ungkap Rosmartilawati.